Sunday, December 10, 2006

 

Pembenaran Aa Gym Tentang Poligami

Apa jadinya kalau Dai paling ngetop yang mempunyai pengagum jutaan umat di Indonesia kawin lagi? Pro dan kontra langsung mengiringi pengakuan Aa Gym yang pekan silam mengaku telah menikah lagi. Suara mendukung dan protes bermunculan. Perkawinan kedua dai yang akrab disapa Aa Gym ini pastinya membuka kembali debat lama soal poligami.
Geger perkawinan kedua Aa Gym bahkan mendorong Presiden Susilo Bambang Yudhoyono meminta Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan Meutia Farida Hatta Swasono merevisi Peraturan Pemerintah Nomor 45 Tahun 1990--perubahan atas PP No 10/1983--tentang Izin Perkawinan dan Perceraian bagi Pegawai Negeri Sipil. Presiden meminta aturan mengenai larangan poligami berlaku untuk seluruh masyarakat.
Poligami adalah bagian dari persoalan perkawinan dan perlindungan terhadap hak-hak perempuan. Namun, rencana pemerintah untuk merevisi Peraturan Pemerintah Nomor 45 Tahun 1990 tentang Izin Perkawinan dan Perceraian Pegawai Negeri Sipil ini dianggap berlebihan dan justeru akan masuk ke wilayah pribadi.
Beberapa pihak yang pro dengan kehidupan pernikahan lebih dari satu isteri tersebut menilai aturan yang ada sekarang sudah cukup mempersulit orang untuk berpoligami. Yang perlu dilakukan adalah pengawasan dan sanksi yang tegas.
Rencana pemerintah tersebut kontan mendapatkan tanggapan dari sang buah bibir, Kiai Haji Abdullah Gymnastiar. Menurut Dai yang baru menikah dua kali itu, larangan berpoligami bertentangan dengan ajaran Alquran dan sunah Rasul. Aa Gym mengomentari PP tentang Perubahan atas Peraturan Pemerintah Nomor 10 tahun 1983 tentang Ijin Perkawinan dan Perceraian Pegawai Negeri Sipil itu saat tablig akbar di Masjid Raya Batam, Kepulauan Riau, Rabu kemarin 6 Desember 2006.
"Saya sedih sekali kalau yang dihalalkan oleh Allah harus ditertibkan," kata Aa Gym. Bagi pemimpin Pondok Pesantren Daarut Tauhid, Bandung, Jawa Barat, kondisi ini sebagai kegagalan dirinya mencintai Allah. Dalam setiap ceramah ibu-ibu yang hadir dinilai cuma mencintai suami Ninih Muthmainah Muhsin ini, namun tidak mencintai Allah. Kendati demikian Aa Gym tidak begitu merisaukan rencana revisi PP tersebut.
Kendati demikian apabila rencana revisi peraturan itu dipicu perkawinannya yang kedua. Itu semua dianggap Dai kondang ini bagian dari resiko terhadap dirinya sebagai public figur
"Kita melihatnya sebagai hasil, apakah dakwah Aa selama ini membuat orang makin cinta kepada Allah, cinta kepada hukum Allah, atau baru suka pada figur Aa saja," kata Pemimpin Pondok Pesantren Daarut Tauhid Bandung, Jawa Barat, ini.
Tanggapan sang isteri yang dimadu
Sementara Ninih Mutmainnah, isteri pertama Aa Gym mengakui perkawinan kedua suaminya merupakan ujian dari Tuhan. Teh Ninin, sapaan isteri Aa Gym pernah digosipkan kaget ketika pertama kali mendengar berita itu dan sudah tiga kali dirawat di RS Muhamaddiyah Bandung
Meskipun demikian teh Ninih tetap memberikan restunya untuk di madu. Menurutnya sepahit apapun, hal itu harus disikapi sebagai bagian dari pengabdiannya kepada sang suami.
"Saya ingin menjadi isteri yang soleha. Dalam masa-masa kebimbangan, saya banyak mencari kebenaran lewat Al-Quran dan hadits. Ternyata saya mendapatkan sesuatu tentang poligami yang tidak dilarang oleh agama. Bagaimanapun juga saya harus menerima itu, karena saya ingin masuk surga dengan menjadi istri yang soleha," tuturnya
Meski berat, teh Ninih mengaku ikhlas atas keputusan sang suami, KH Abdullah Gymnastiar atau akrab disapa Aa Gym, untuk berpoligami. "Teteh Ninih selalu berpikir positif apapun. Kalau sudah di rencanakan oleh Allah pasti ada hikmah dan ada sesuatu yang bisa saya pelajari khususnya dari kelebihan beliau (Aa Gym)," kata ibu enam orang anak ini.
Pilihan sang suami untuk berpoligami telah diterima Teh Ninih dengan kesabaran hati. Bahkan, bagi wanita berjilbab ini, keputusan tersebut bukanlah akhir dari segalanya. "Hanya dengan pertolongan Allah, insya Allah saya sedang belajar ikhlas," ucap Teh Ninih.
Sampai berita ini diturunkan, hampir di semua media di Indonesia yang mengangkat berita tentang kontroversi pernikahan Dai kondang ini, belum ada yang menulis tentang pendapat anak-anak Aa Gym tentang keputusan sang bapak untuk menambahkan ibu baru yang lebih muda dan cantik, serta menambahkan beberapa saudara tiri di dalam kehidupan mereka mendatang.
Adapun kontroversi ini paling tidak terbukti mempengaruhi jumlah jemaah yang datang pada tabliq akbar yang di adakan di Masjid Raya Batam, Kepulauan Riau tersebut tidak sebanyak biasanya. Namun masih terlalu dini untuk menilai apakah keputusan poligami ini akan menyurutkan popularitas sang Dai kondang ini.

Comments: Post a Comment



<< Home

This page is powered by Blogger. Isn't yours?